Sekedar celoteh sambil lalu, diketik pas malam-malam, sambil ngemil dan begadang. Jangan terlalu dalam dipikirkan, jangan bawa-bawa perasaan, jangan marah, dan salam sayang.

Selasa, 07 Mei 2013

BERANTAKAN ITU


Asem, lalu sekarang aku harus marah pada siapa?

Berantakan, seperti sebelum-sebelumnya sebenarnya, tapi yang ini parah sekali. Dimulai dari tugas yang mentok deadline hari ini banyak sekali, dan sama-sama tak aku sukai. Tentu saja aku sudah berusaha mengerjakan sejak hari kemarin tapi  force majeure datang. Jadi sang PC padam sebelum sempat kutekan ctrl +S dan sukses semua yang ku usahakan berjam-jam menghilang, menyisakan satu paragraf  pengantar.  Dan ketika bangun dari tidur yang tanpa mimpi aku cuma bisa merem melek kebingungan. Ah! Masih untung kan tidak mengulang dari awal :[

Lalu aku ingat janji pagi ini, setidaknya meskipun hidupku berantakan aku tetap amanah, keren amatkan men :3 Jadilah, aku datang sangat awal, 6.30 a.m. tiba diarea kampus, bukan demi tugas yang terbengkalai tapi demi janji yang terlanjur kubuat semalam.

Mampir ambil berkas yang sudah siap sejak semalam serta daftar sasaran. Dan malang, aku memang benci ditunggu tapi bukan berarti mau menunggu kan ya :o SMS tak dibalas dan di sana, dosen luar biasa on time itu mendekat. Well, i just waste my time by waiting! Lalu kelas berlalu dan aku buru-buru, ah!

Menemukan orang baik yang sebelumnya tak pernah sempat kau pikir bisa membantumu itu luar biasa istimewa. Apalagi dia datang ketika kau sedang dikejar-kejar deadline yang maha keras, dan dua orang sekaligus kutemui hari ini. Oke, sedikit lagi yang kubutuhkan dan beres. Tugas pertama beres, amanah sudah ku cicil beberapa, dan aku sempat mendapat donat coklat. Sungguh bahagia itu sederhana :D

8.50 a.m. Sedikit lagi, aku masih punya sepuluh menit untuk menuntaskan salah satu kerjaan hari ini, tentu saja bukan mengejar deadline tugas yang tak kenal waktu, tak akan seproduktif itu. Maka aku memutuskan untuk menyelesaikan titipan mencari responden. 1 message recevied! Seorang kawan yang kucari-cari sejak pagi tadi, ku bilang posisiku dan bermaksud ketempatnya berada. Loading....... Dan baru semenit aku duduk dikelas yang baru dimulai kembali pesannya mengabarkan dimana dia, demi tuhan!

Seharusnya bilang saja kan kalau tak ingin? Apa sulitnya mengatakan tak punya waktu daripada mempermainkan pagiku? Dan dimulailah review hariku, terlalu dini tentu. Aku sudah mengesampingkan duapuluh menit ku agar tidak ditunggu, merelakan lagi sepuluh menitku untuk menunggu konfirmasi itu, sayang belum tiba masanya. Dan kelas keduaku cukup menyenangkan untuk sekedar kutinggalkan. Let’s join the class and forget them.

11.00 a.m. Dan deadline jurnal akuntansi menanti beberapa centi lagi. Sekali lagi mengingat serangkaian alur yang kusaji pagi ini, betapa dosen auditku selalu benar. Maka bersikaplah skeptis, percayalah pada orang lain tapi jangan percaya atau nanti kecewa. Lalu sekarang aku harus bagaimana? Sepertinya aku sudah mulai biasa berada dalam posisi ini, ya kan ya?

Begitu salam terdengar aku langsung berlalu keluar, menuju gedung diseberang sana, melupakan beberapa waktuku yang sudah kubuang pagi ini lalu ingat tugasku. Butuh lima belas menit, dan aku tak lagi peduli pada setiap orang yang coba menghubungiku. Sebodoamat dengan semua orang. It’s my time, whatever you want, do i look care?

Salam,
Semoga aku masih terpuji

Tidak ada komentar:

Posting Komentar