Sekedar celoteh sambil lalu, diketik pas malam-malam, sambil ngemil dan begadang. Jangan terlalu dalam dipikirkan, jangan bawa-bawa perasaan, jangan marah, dan salam sayang.

Senin, 08 April 2013

tentang siapa kamu


Hari ini aku teringat lagi celetuk ringan seorang kawan. Ya masih dalam topik yang tidak jauh-jauh dari status seorang single tentu saja, tentang pasangan. Sebenarnya ini cerita lalu yang tersisa dari  puncak Sindoro sana.  Dia bilang aku harus dapat pacar seorang pejuang alam yang punya hobi naik gunung sepertiku. Jadi kelak bisa sama-sama berada di atas menikmati awan dari sudut yang begitu dekat dengan tuhan. Tapi entahlah, aku justru merasa keberatan jika hal itu benar-benar harus kuterima, anehnya!

Seringkali kupikir aku merasa beruntung telah mengenalmu jauh-jauh hari sebelum pertama kalinya aku menjejakkan kakiku di tanah Kenteng Songo Merbabu setahun lalu. Setidaknya kamu menjadi alasan tepat bahwa harmonisasi itu membuat hidup terasa sempurna. Semoga begitulah kita. Aku menyintai alam dengan belajar menyatu dengannya dan kamu melakukan hal yang sama dengan caramu yang berbeda.

Aku tak mau terlalu memedulikan apa kata orang tentang perbedaan kita asal aku nyaman dan kamu bahagia, toh ini tentang kita yang aku harapkan mekar dimasa depan. Untuk sekarang, bukan waktunya memikirkan sekitar. Karena ku pikir hanya akan menghambat kesenangan-kesenangan yang ingin coba kuresapi dengan sempurna. Begitupun kamu, teruslah berkarya, tetaplah nikmati duniamu yang istimewa. Kelak kita akan sama-sama tau jika tepat waktunya.

1 komentar: